Piramida Agung Giza adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza dan dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu (Χεωψ, Cheops) dan dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM. Piramida ini terkadang disebut sebagai Piramida Khufu. | |
Kawasan Giza atau El Giza atau dikenal juga Gizeh atau El Gizeh (Al Jizah) adalah kawasan yang terletak di daerah dekat Kairo (Mesir), piramida-piramida yang ditemukan disini adalah katagori terbesar dibandingkan dengan piramida yang ada di bumi. Piramida Giza atau piramida agung yang terbentang di hamparan padang pasir bersuhu lebih dari 35 derajat Celcius itu terdiri atas 3 Piramid besar plus satu buah Sphinx. Ketiga piramid itu adalah Khufu (Cheops), Khafre (Rakhaef/Chephren) dan Menkaure (Mycerinus) ditambah tiga piramida kecil. Masing masing dari piramid Cheops Chepren dan Mycerinus memiliki kesamaan Interior. Ada ruang raja, ruangan ratu, pintu terowongan (yang berdiameter satu seperempat meter dengan panjang 40 meter). Kebanyakan penduduk pada abad tersebut terkenal sebagai petani. mereka memanfaatkan lembah sungai nil untuk dijadikan sebagai perairan mereka. Kompleks piramida Giza yang dibangun bangsa Mesir kuno sekitar 5000 tahun yang lalu memiliki luas area yang bisa disamakan antara jarak dari St Peter (Roma), Katedral Florence (Milan) sampai ke St. Paul (London). Diyakini pula kumpulan batu di Piramid Giza apabila disatukan bisa membuat tembok setinggi 3 meter dengan ketebalan 0,3 meter yang bisa melingkupi seluruh Perancis. Jika dibandingkan dengan Empire State Building di New York, piramida atau piramid ini lebih besar 30 kali lipat dan bahkan bisa terlihat dari bulan. Sementara bangsa Mesir Kunosendiri membangunnya dalam waktu 30 tahun. Belum lagi dari cara memindahkan batu batuan dan menyusunnya menjadi piramida yang tinggi (ada yang mengatakan membuat struktur lereng atau ulir seperti pada skrup yang kemudian dikapur dengan batu kapur pada lapisan luar. Ada yang menyebutkan bahwa batu batu tersebut adalah hasil pengecoran), konstruksi yang akurat serta titik berat pusat benda. Sehingga seperti yang diutarakan sebelumnya ada yang menyebutkan bahwa Piramida dibangun oleh UFO dengan mengkaitkannya dengan potret piramida di Mars. Ada lagi yang berspekulasi bahwa piramida dibangun oleh manusia masa datang yang terdampar di masa lalu. Ada pula piramida berhubungan dengan rasi gugus bintang Orion ditinjau dari letak katiga piramida Giza dan Piramida Mayapun diyakini memiliki letak dan posisi yang sama berdasarkan gugus rasi bintang Orion. Selain itu diyakini pula ada ruangan di bawah Sphinx (yang dinamakan Hall off Records) yang merupakan kunci rahasia menuju Zep Tepi yakni suatu zaman keemasan masa lampau ketika Piramid Giza ini di buat. Menurut penelitian dari Ilmuwan dan Arkeologi, bahan baku pembuatan piramida diambil dari beberapa tempat. Misalnya batu kapur dari Tura, granit dari Aswan, tembaga dari Sinai dan kayu untuk peti dari Libanon yang kesemuanya diangkut melalui Sungai Nil. Kemudian buruh-buruh pekerja rata-rata meningal pada usia muda diantara 30 tahun karena mengalami cedera tulang belakang karena membawa beban yang sangat berat. Kemudian terungkap pula terdapat cara pertolongan gawat darurat bagi buruh yang cedera. Sumber : http://info.indotoplist.com | |
Welcome To My Area,,,,,,,!!!!!!!!!!!!! There is Always hope in The Past, Now and Future......!
Kamis, 10 Maret 2011
Keindahan Piramid di Giza
Keindahan
Cinta : Rasa Terindah di Dunia
Seperti banyak jenis kekasih, ada banyak jenis cinta. Cinta berada di seluruh semua kebudayaan manusia. Oleh karena perbedaan kebudayaan ini, maka pendefinisian dari cinta pun sulit ditetapkan. Lihat hipotesis Sapir-Whorf.
Ekspresi cinta dapat termasuk cinta kepada 'jiwa' atau pikiran, cinta hukum dan organisasi, cinta badan, cinta alam, cinta makanan, cinta uang, cinta belajar, cinta kuasa, cinta keterkenalan, dll. Cinta lebih berarah ke konsep abstrak, lebih mudah dialami daripada dijelaskan.
Cinta kasih yang sudah ada perlu selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya
Rabu, 09 Maret 2011
Pharaoh : Raja Mesir yang Makamnya Tidak Pernah Dirampok
Pernahkan kalian menonton film the mummy? jika ya, pasti kalian tahu tentang kutukan-kutukan yang terdapat dalam film itu. Mesir memang terkenal akan kebudayaan masa lampaunya yang luar biasa. Saya pun sangat mengagumi kebudayaan bangsa Mesir kuno. Sewaktu menonton film itu, sudah cukup membuat saya terkesan akan kehidupan dan kebudayaan mereka di masa itu. Oke sudah cukup basa-basinya, he..he Kisah ini berawal pada saat makam Raja Tutankhemen dibuka pada tahun 1922 dan semua yang terlibat dalam penggalian tersebut tiba-tiba meninggal secara misterius. Rumor yang langsung beredar adalah masyarakat percaya jika mereka yang terlibat dalam penggalian tersebut telah meninggal akibat kutukan Tutankhamen.
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang kutukan tersebut, pertama-tama saya akan sekilas tentang Raja Tutankhamen.
Sekilas tentang Raja Tutankhamen
Awal Mula Misteri Suku Dogon

Itu tadi sekilas mengenai raja Tutankhemen, sekarang back to the topic. Pada bulan November 1922, seorang arkeolog yang bernama Howard Carter, selama bertahun-tahun mencari makam raja ini di lembah para raja. Akan tetapi, setelah para pekerja menggali 4m di bawah makam Ramses VI, mereka menemukan lorong yang besar. Mereka membersihkan puing-puing dan menemukan bagian atas pintu batu yang tertutup. Howard dengan semangat mengundang orang yang telah mendanai kegiatannya, Lord Carnavon dalam acara pembukaan makam temuannya tersebut. 2 orang itu datang pada sore hari tanggal 24 November. Singkat cerita, setelah usaha yang keras menyusuri lorong-lorong tersebut, ketika mereka menemukan pintu kedua, para pekerja membuat lubang pada pintu batu. Dengan bantuan cahaya lilin, Howard melihat hal yang menakjubkan. Di ruang depan ada harta karun, bahkan dia mengatakan kepada Lord Carnarvon ada lebih banyak harta lagi di ruang dalam. Lord Carnarvon sendiri yang membuka pintu ini pada 17 Februari 1923. Mumi raja Tutankhemen terbaring dalam 3 peti mati yang semuanya terbuat dari emas.Didalam peti emas itu terbaring mumi yang ditutupi topeng kematian dari seorang raja anak laki-laki. Mumi Tutankhemen terbaring di bawah 13 lapis kain linen.Selama berabad-abad damar dan minyak yang digunakan untuk membuat mumi sudah berubah menjadi lem yang merekatkan kain linen tadi. Sekedar info, dalam tradisi mesir kuno, harta para raja mesir juga turut serta dikubur bersama mumi sang raja, karena menunjukkan status sosialnya. Carter menemukan kalung yang terpasang pada mumi Tutankhemen,dan berusaha melepaskannya. Namun, dia melakukan tindakan bodoh dan fatal. Dia memotong mumi tersebut. Dalam waktu 14 hari setelah makam itu dibongkar, orang-orang yang terlibat dalam peristiwa itu mulai meninggal secara misterius. Bahkan di tahun 1929, 13 orang dilaporkan tewas secara mendadak. Lord Carnarvon sendiri meninggal pada tanggal 6 April 1923 karena pneumonia, lalu istrinya menyusul ke alam baka beberapa waktu kemudian.
Oh ya, terlepas dari peristiwa-peristiwa tersebut, para jurnalis menemukan sesuatu di prasasti di dekat pintu makam, yaitu peringatan mengenai kematian tadi. Mereka langsung menyimpulkan bahwa kutukan inilah penyebab kematian mereka. Benarkah kutukan Tutankhemen ada?
Para jurnalis yang juga ikut dalam pembukaan makam itu melaporkan bahwa ada prasasti di dekat pintu makam raja yang berbunyi:
'kematian akan mendatangi mereka yang menyentuh makam sang pharaoh'.
Puisi : Salah Satu Penyajian dari Kebudayaan
Didalam Ilmu Budaya dasar kita menemukan penyajiaan puisi, adapun yang mendasarinya, yaitu :
1. adanya hubungan didalam pembuataan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
2. adanya suatu rasa insyaf atau sebuah kesadaran seseorang dari suatu kejadian.
3. puisi dan keinsyafan sosial
Saya menyimpulkan bahwa konsepsi ilmu budaya dasar didalam kesusastraan memegang peranan penting karena seni ini adalah cerminan dari nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam masyarakat sejak lama, seni juaga membuat orang yang ingin mengutarakan pendapat atupun gagasannya menjadi mudah untuk berkomunikasi secara normatif.
Manusia : Pencipta dan Pengguna Kebudayaan
Selasa, 08 Februari 2011
Aneh banget......!!!!!!!!
'Ketika kami berusaha memindahkan tanah yang menutupi peti mati, sebuah pecahan batu tiba-tiba jatuh ke tanah dengan suara benturan seperti logam.' Kata Jiang Yanyu, bekas kurator Guangxi autonomous region museum.

'Kami mengambil obyek itu dan menemukan ternyata benda itu adalah sebuah cincin. Setelah membersihkannya dari tanah yang menutupinya, kami terkejut ketika kami melihat benda tersebut berbentuk persis seperti sebuah jam swiss.
'Waktu pada jam itu menunjukkan pukul 10:06. Dan yang luar biasa adalah, pada bagian belakang benda itu, tertulis 'Swiss',' Tulis koran Poeple's daily.
Para ahli lokal menjadi sangat bingung karena mereka mempercayai bahwa kuburan tersebut tidak pernah tersentuh oleh manusia sejak pembangunannya 400 tahun yang lalu. Saat ini mereka sedang menunggu para ahli dari Beijing untuk membantu menyingkap rahasia tersebut.
Read More: http://www.unikaja.com/2010/04/penemuan-jam-swiss-di-makam-berumur-400.html#ixzz1DNB4uEi0